Saturday, July 10, 2010

Ask Tinkerbell - 1st novel (Lintas Publisher)


Tolonggggg! Gue pusing nih! Ada saran????

Itu hanyalah satu dari sekian puluh surat yang bikin hidup dan kepala Swastika jadi nyut-nyutan.

Awalnya, masa SMU terasa normal bagi Swastika Pramoedya. Dia melewati hari-harinya seperti anak-anak lain. Swastika sering ngeceng di Mall bareng sahabatnya, nulis Diary, hang out di café, berkeluh kesah tentang seabrek tugas sekolah yang menyebalkan.

Biarpun sedikit beda dengan cewek lainnya, Swastika punya skill yang oke banget dalam menulis. Ia pernah menang lomba menulis tingkat SMU se-DKI Jakarta. Dan saat ini sering diminta untuk menulis artikel di majalah remaja ibukota ‘Up town girl’.

Karena itulah, Dylan Albertinno, tetangga Swastika, sekaligus pemimpin redaksi majalah sekolah, punya ide brilian untuk mengajak gadis mengasuh kolom Ask Tinkerbell! Kolom nasihat tentang cinta. Kolom anonim yang tidak diketahui anak – anak, siapa penulisnya.

Cerita mereka mulai bergejolak ketika Swastika harus memberi banyak sekali nasihat klise tentang cinta. Padahal, ia sendiri bukan pakar cinta! Dan Swastika juga harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan cinta ‘prince charming’nya.

Terus, Swastika juga harus memegang kolom gossip yang meliput kegiatan semua anak-anak populer di sekolahnya. Kolom yang akhirnya, berbalik jadi duri untuk dirinya sendiri. Kolom yang membuat hidup Swastika totally mess up! Oops, what should she do? Tinkerbell, tolong gue juga donggggg!

0 comments:

Post a Comment